Showing posts with label bittersweet world. Show all posts
Showing posts with label bittersweet world. Show all posts

Thursday, December 6, 2012

Ini Posting Bikin "Nyess"


Ketika Wanita Menangis


Jika seorang wanita menangis dihadapanmu,

Itu berarti dia tak dapat menahannya lagi.

Jika kamu memegang tangannya saat dia menangis,


Dia akan tinggal bersamamu sepanjang hidupmu.

Jika kamu membiarkannya pergi,

Dia tidak akan pernah kembali lagi menjadi dirinya yang dulu.

Selamanya….


Seorang wanita tidak akan menangis dengan mudah,

Kecuali didepan orang yang amat dia sayangi. Dia menjadi lemah.

Seorang wanita tidak akan menangis dengan mudah,

Hanya jika dia sangat menyayangimu, Dia akan menurunkan rasa egoisnya.



Lelaki, jika seorang wanita pernah menangis karenamu,

Tolong pegang tangannya dengan pengertian.

Dia adalah orang yang akan tetap bersamamu sepanjang hidupmu.



Lelaki, jika seorang wanita menangis karenamu.

Tolong jangan menyia-nyiakannya.

Mungkin karena keputusanmu, kau merusak kehidupannya.



Saat dia menangis didepanmu, Saat dia menangis karnamu,

Lihatlah matanya….

Dapatkah kau lihat dan rasakan sakit yang dirasakannya?

Pikirkan….



Wanita mana lagikah yang akan menangis dengan murni, penuh rasa sayang,

Didepanmu dan karenamu……

Dia menangis bukan karena dia lemah

Dia menangis bukan karena dia menginginkan simpati atau rasa kasihan

Dia menangis,

Karena menangis dengan diam-diam tidaklah memungkinkan lagi.



Lelaki

Pikirkanlah tentang hal itu

Jika seorang wanita menangisi hatinya untukmu,

Dan semuanya karena dirimu.

Inilah waktunya untuk melihat apa yang telah kau lakukan untuknya,

Hanya kau yang tahu jawabannya….


Pertimbangkanlah

Karena suatu hari nanti

Mungkin akan terlambat untuk menyesal,

Mungkin akan terlambat untuk bilang ‘MAAF’!!


*A Post By Laku.com at Facebook (http://www.facebook.com/lakucom)

Monday, November 19, 2012

wishes for a day


oke, aku yakin kamu juga tahu hari ini tanggal berapa. aku juga yakin kamu sebenernya tahu juga hari ini, uhm, malam ini deh, (semestinya) ada apa, tapi ya cuma sekedar gitu aja..

karena semua udah berbeda kan? kamu udah gak berada di mana kamu semestinya seandainya hari itu gak pernah terjadi. bahkan kamu udah gak lagi ingin ada aku lagi, apalagi perasaanku yang.... ya begitulah..

sebenernya ingin banget.. seandainya aku boleh bikin wish, aku pengen setidaknya, malam ini aja, aku pengen ngerasain suatu rasa itu lagi. rasa memilikimu. hanya untuk semalam ini aja. "One More Night" kalau katanya Maroon 5.

atau mungkin wish yang lebih bodoh lagi, aku pengen hari ini dan besok itu bisa aku skip gitu aja. ya, besok juga. karena besok adalah ulang tahun kamu.
aku pengen banget sebenernya untuk bisa jadi "kado terindah"mu lagi, kayak dulu-dulu.. tapi.. ya, mungkin aku kelewat naif.

I curse myself, you know..

aku yakin Tuhan denger wish yang aku buat, tapi aku juga tahu diri untuk gak memimpikan itu semua terlalu tinggi, karena fakta yang ada, kamu udah benci aku sejadi-jadinya.

mungkin wish terakhirku, seandainya aku bisa ngatur apa yang aku rasa, apa yang aku pikirkan, biar kamu bisa merasa lebih nyaman, biar aku gak perlu sedih karena dibenci sama kamu.

setelah dipikir-pikir lagi, mungkin wish terakhirku adalah: kamu baik-baik aja, kerjaanmu lancar, and have a good life..

-angel-
19.11.12

Monday, October 1, 2012

linglung

aku menangis
tanpa raungan, tapi dikuasai isakan
terlalu sedikit untuk bisa dikata banyak, terlalu banyak jika dibandingkan dengan setetes
gelap. tak jelas kenapa, untuk apa
tapi hatiku seperti jantung yang hampir tak bernyawa rasanya..
hentikan semua ini..tolong..

Wednesday, April 11, 2012

The Greatest Cure

I don't need morphines or cigarettes, pills or any drugs. I don't need money to waste, I don't need flowers or dolls.
I just need to be heard, and some 2-ways talk (it called conversation). Not the classy ones, but the light and simple ones. I don't need some kinda "smart talk" which based on pride and price. I need a fun talk.
And I thank God that I got it all from my best friends, boyfriend, and some other stuff (music, movies, art stuff).
Whenever I'm feeling down, I got them to heal me up :)

Saturday, April 7, 2012

(ingin) Hilang

Kalbu mengamuk
menyeretku untuk bersemayam di dalamnya
hitam pekat yang dulu ramah bagiku,
kini malah berubah menjadi maut

aku ingin berlari, tapi ke mana?
gunung es tak mungkin kudaki. aku hanya akan tergelincir
pantai pun tak mungkin kusinggahi. hanya akan mengajak ombak untuk menenggelamkanku
hutan tak lagi menerimaku. aku akan diserahkan pada perompak


hanya tanah kecil ini
hanya itu yang menerimaku
kutelusuri lagi,ternyata itu bayanganku
oh..pantaslah
bagaimana bila kugali saja,dan menyamankan diri di dalamnya?
hilang saja

Sunday, November 21, 2010

The Backslider Sign Out! :D

Akhirnya .. bisa melihat mereka bahagia, tersenyum, tertawa tanpa gue di sana. Senangnya minta ampun deh liat kayak gitu. :D

Mungkin ada yang bilang gue lari dari kenyataan dsb, ya terserah aja sih bagi gue. Kan semua individu berhak berpendapat, tapi yang jelas gue emang gak lari kok. Gue megang kata-kata gue buat ngejagain mereka. Jadi saat gue menjadi seseorang yang udah hampir menjatuhkan mereka, gue menjaga mereka dengan cara menjauh dari mereka, dan hanya melihat mereka dari kejauhan. Awalnya emang sakit, tapi demi kebahagaiaan mereka, gue SELALU rela :)

Selamat ya buat kalian. Mudah-mudahan kalian dapat selalu seperti ini. I'm happy for you, guys. And finally, this backslider is really sure to sign out. :D

Wednesday, August 4, 2010

Karma itu berlaku

Aku bukanlah orang yang polos. Sudah banyak yang aku lihat dan aku alami dalam kehidupanku sampai saat ini. Baik dan buruk dapat dengan jelas aku bedakan.
Asal tahu, dulu aku enggak pernah bisa menemukan kesetiaan sejati di manapun. Namun sekarang aku udah menemukannya, terutama pada sahabat-sahabatku. LaBZ, begitu kami menyebut diri kami, merupakan persahabatan dengan kesetiaan sejati ♥.kami solid tanpa latar belakang bersyarat. Aku sangat menyayangi sahabat-sahabatku dan aku enggak pernah mau mendapati mereka tersakiti atau sedih karena apapun. Ya, itu yang aku ucapkan. Aku akan menjaga mereka semua. Kami memang saling menjaga. Jika ada yang menyakiti sahabatku, maka si pelaku akan berhadapan dengan LaBZ.
Kami memang bukan pendendam. Kami juga tidak pernah berniat untuk bermain kekerasan dengan sang pelaku. Kami hanya akan membuka mata sang pelaku, “memberitahunya” bahwa disakiti itu tidaklah indah. Oh ya, kami (terutama aku) pastikan si pelaku akan merasakan sakit yang lebih dari yang ia berikan pada sahabatku. Aku jahat? Silahkan jika Anda mau berpendapat seperti itu..

Thursday, July 8, 2010

I must say …

I must say that I am now totally not as strong as I was.
Ya, bisa dibilang begini. Atau mungkin, lebih tepatnya, saya bukanlah orang yang sekuat itu. Saya manusia biasa, cewek biasa, yang masih bisa nangis dan yah, we can say, LEMAH.
Selama ini saya memang selalu berusaha, bahkan cenderung ngotot untuk mempertahankan ini semua. Mungkin memang ada saat-saat di mana saya mencoba untuk meyakinkan diri saya untuk bisa tetap berdiri apa pun yang terjadi dan itusemata-mata hanya demi ia dapat merasa lebih enjoy danhappy. Namun, setelah terucap selontar kalimat kejujuran, saya enggak bisa stay strong dan mengemban hal itu lagi.Saya memang masih dan selalu ingin dia bisa enjoy dan happy. Namun, jika kalimat kejujuran yang ia lontarkan itu terjadi, saya enggak yakin saya bisa tetap berdiri. Saya memang pasti akan lebih lega dan bahagia untuknya, tapi saya enggak menjamin saya akan “baik-baik saja”. Sejauh ini, yang saya yakini, saya mungkin akan cukup mudah untuk mendekati “kehampaan kekal” saat saya harus kehilangan lagi.

Stupidity and “Inconsolable”

Saya bisa bilang kalau saya orang yang kelewat idiot. Kelewat bodoh, tapi itu kata saya sih, enggak tahu gimana pendapat orang lain atau mungkin yang ngebaca post ini.
Ceritanya gini, ada seseorang (sebut aja B) yang sehari-hari saya bener-bener perhatiin, pada suatu malam, dia ada kegiatan sampe malem dan dia enggak ngasih kabar sama sekali ke saya.
Ok, saya ngerti sih, dia pasti capek, dsb hingga emang enggak memungkinkan untuk ngasih kabar ke saya. Namun, ya itu tadi, SAYA KELEWAT IDIOT. Jadi saya tetep aja kemat-kemut sendiri kepikiran si B. Hal ini juga sukses membuat saya enggak bisa tidur karena ditambah firasat bahwa saya, dalam beberapa jam ke depan, akan dikejutkan oleh sesuatu yang menyangkut masa lalunya yang nantinya akan membuat saya amat sangat sensitif. Dan benar saja, setelah sukses lelap selama 3 jam, saya terbangun dan menemukan sebuah SMS dari sebuah jejaring sosial yang saya ikuti tentang status si B, yang (menurut feeling) saya adalah perihal masa lalu B yang….Well, yup, his past and it made me pretty sensitive about it ..
And I must say, that is my stupidity..

Saturday, January 30, 2010

perang batin

sebenarnya aku benar-benar enggak mau ini terjadi. tapi dia yang membuatku makin menjadi-jadi kayak gini. aku udah mencoba segenap cara buat jelasin ketraumaan yang aku alami. aku juga bisa ngerti kalau dia susah memahami ketraumaanku ini karena dulu aku saat kami belum serius, aku dengan lancar menceritakan segalanya kepada dia.


tapi, rupanya status itu berpengaruh.

seperti ketraumaanku ini terjadi karena dulu orang-orang yang begitu penting dalam hidupku menghilang dariku setelah mengatakan hal yang sungguh menyakitkan aku.

aku cuma enggak mau dia juga mengatakan hal itu dan akhirnya malah meninggalkan aku. aku enggak akan pernah siap kehilangan dia. mau triliunan kali dia bilang kalau dia enggak bakal ninggalin aku, tetep aja omongan setiap manusia bisa berubah.


dia bilang dia biasa-biasa aja. tapi terang banget sikap dia berubah menjadi sedikit menyebalkan. mungkin dia enggak ngerasa karena dia melakukan hal itu di bawah alam sadarnya juga. next, dia mulai ngungkit-ngungkit semua hal itu lagi. tolong deh, aku tahu ini sebuah kesalahan, tapi percaya deh kalau aku berusaha memperbaiki semuanya. jadi tolong juga, percaya sama aku. kasih aku waktu, jangan cuma di bibir ngomongnya. kalau dia enggak bisa percaya aku, gimana bisa aku melancarkan penyembuhanku ini ?


T.T

Tuesday, January 12, 2010

terulang lagi

gak selamanya hal yang indah ini bisa bertahan.

Baru sebentar aku ngerasa nyaman banget, udah harus goyah lagi. padahal, aku enggak mau hal ini terjadi barang sebentar pun. aku cuma heran, sebenarnya si pelaku itu sadar enggak sih kalo aku ngerasa demikian ?

hvt.. :'(


parahnya, aku enggak bisa ngungkapin ini semua ke si pelaku. aku takutnya malah memperparah keadaan. oh, shoot ! kenapa aku mesti ngalamin hal kayak gini sih ?

heeph ..


Me siento tan estúpido para una vez más. y lo peor es que tengo dudas al respecto. ¡Odio esto!

¿Por qué haces esto a mí? ¿No sabes que es verdadme tortura?


yang lebih mengenaskan, seolah-olah semuanya ikut menghilang, menjauh dariku.

Ok, fine ! Kalo aku yang salah, AKU MINTA MAAF, tapi tolong jangan perlakukan aku kayak gini. ini terlalu menyiksa aku. atau mungkin memang ini yang kalian semua harapkan ?

Friday, November 13, 2009

(di)Beda(kan) Itu Menyakitkan (Saya vs Iggy)

KENAPA di dunia ini terjadi pembedaan antara cewek dan cowok?

PERSETAN dengan segala basa-basi mengenai emansipasi wanita! Enggak usah jauh-jauh. Contohnya udah ada dari orang terdekat saya. Eh, maksud saya orang yang seharusnya dekat dengan saya yang tinggal satu atap dengan saya.

Enggak ada satupun atau bahkan setengah atau mungkin seperempat dari mereka yang peduli sama saya. Bahkan mengenai masa depan saya. Bayangkan saja, saya cuma mau pergi untuk cari informasi tentang perguruan tinggi, tapi karena mungkin mereka memang enggak pingin saya jadi orang pintar dan berhasil sesuai dengan kemampuan saya, jadi mereka memutuskan untuk menghalangi jalan saya dan dengan cara yang sebenarnya terang-terangan tapi dibuat seperti terselubung,

CUIH! Memangnya saya sebodoh itu bias ditipu? Saya malah lebih pintar dan ahli daripada mereka soal kejiwaan dan perasaan. Tahu apa mereka? Terlebih lagi musuh saya yang sebenarnya tidak pernah mau saya jadikan musuh. Sebut saja IGGY.

Saturday, November 7, 2009

Wat I Glad n I Regret (part 2: A Great City Called Yogyakarta)

There are some things about living in Yogyakarta that I should be glad and what I regret.

I’m glad:
1. Yes, I do have a new life. I can do everything that I want to do. No more being behind the mask. It’s the real me :D
2. I finally found what it’s called ‘Best friends’! I really love you, guys!
3. I’ve learnt what it’s called a ‘Sacrifice of Love’ and I got all of that from someone I fell for. (I thought) It was worth to fight for. There were some nice and sweet unforgettable memories and so valuable in my life.
4. I have a lotta unexpected but amazing experiences. (In this 1 year, compared with 7 years living in Surabaya, nothing great happen there) xD
5. Finally, I can use and improve my skills! :D
6. I am ‘somebody’ now. I could be useful for many people. I could help a lotta people with what I have. And that feels really great.
7. This city really does have all I want : (All) Arts, Nature, Cultures, all-level citizens (no extreme differences between one and others), and more freedom in life.
8. Everyone care, respect, and regards one another . This is what I’ve been looking for in my life about a promising place.
9. I’ve grow better than ever and I feel better than ever.

I regret:
1. Separated from someone that I really love, wasn’t an easy thing to get through (just so you know ) . And because of I moved here, I was blamed by him.
(well, HEY! Look at yourself! What’ve you done to me so I left you? Open up your eyes!)
2. Because of a Long Distance, I gotta let him go. May be forever? IDK, but I know it’s the best way for both of us. I don’t wanna hurt him too by this distance. Nothing about love needs to be forced.
3. I still can’t get over him , and that ruined my dailies. T.T
4. Why is it so hard to find a new love? But I believe I'll find one someday...

Tuesday, November 3, 2009

Wat I’m Glad n I Regret (part 1: A City Called Surabaya)

There are 2 things about Surabaya dat I should be glad and what I regret.
First, when I live there,
And Second, when I left.

Lived in Surabaya
I’m glad that:

1. I could learn what it’s called a‘Real Love’, ‘First Love’, and ‘Sacrifice of Love’ . I had my first love.
2. I could see the damned side of the 2nd biggest city in Indonesia
3. I could learn which ones that are called a ‘Real Friend’, ‘Best friend’, and ‘Fake Friends’
4. I had great course friends and elementary pals
5. I had some good memories with my elementary pals and some unforgettable moments in English course.

I regret:
1. I felt the pain of loving someone .
I thought he’s my first love , but thank God I was wrong. I couldn’t have him on that time, and I never could get over it (but I believe someday I will :) ).
2. Sunday, June 29, 2008 . Sometimes and somehow, I wish there’s nothing special happened on that day, so I won’t feel any worse pain caused by love by now.
3. I couldn’t find a real friend. Only few people and that’s really hard to find at that time.
4. I was nobody It’s like, I don’t belong there and I couldn’t do anything to be the real me. That’s painful.
5. I had nobody . Real friends were so hard to find. Fake friends and people surrounded me . I had a best friend whom I love, but he couldn’t keep his own promise. So shame.
6. Betrayed by someone I thought she was my friend and she destroyed all my dreams.
7. There were much more nightmares and bad memories than ever.

Left Surabaya
I’m glad that:

1. I started a new life, and got away from all those fuckin bad fortunes I got.
2. I (thought I) could erase all those painful memories bout my first love.
3. I know I will have a better life and fortunes
4. I could be who I am and who I wanna be. Just like the original soundtrack of “Camp Rock” which sung by Demi Lovato, “This Is Me”. Or Kelly Clarkson's. Breakaway and break free.
5. I’ll live in a city which has all that I want : (All) Arts, Nature, Cultures, all-level citizens (no extreme differences between one and others), more freedom in life
6. I could be someone new and have what I always dream.
7. Run away from fake happy and “all-fine” conditions with fake people and friends
8. I wanna search for a new life of love.

I regret:
1. Sunday, June 29 2008 . I met someone that was too little too late to came back into my life.
2. I had to separate with some of my real friends.
3. I gotta leave someone that I fell for.
4. Unexpectedly, he came back into my life. It made the situation complicated.
5. I became to feel such hatred of Surabaya.